Jumat, 12 Juni 2015

Cara menghindari Fishy ( Bau Amis) pada organ Kewanitaan

Coretan Ku     16.21     No comments

Hai rekan pembaca.....


Senang sekali saya mengetahui anda sangat peduli dengan kesehatan organ kewanitaan. Untuk itu, saya persembahkan tulisan sederhana berisi informasi yang saya harap akan bermanfaat untuk anda dan pasangan anda…. 

Rekan pembaca, banyak wanita merasa risih dan malu dengan bau tak sedap di organ kewanitaannya.
Anda pasti bertanya, “Lho, mbak bukannya organ intim wanita memiliki bau yang khas?”

Benar, vagina memang memiliki aroma khas yang sangat halus. Artinya bila seorang wanita sedang bersama orang lain, tentunya orang lain tersebut tidak akan membaui-aroma khas tersebut.

Nah, bila seorang wanita  mendapati vaginanya timbul aroma atau bau yang lain, misalnya aroma amis, maka kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian..

Satu perubahan aroma dapat mengindikasikan kondisi kesehatan organ intim seorang wanita. Yang paling sering muncul sebagai tanda adanya infeksi bakteri dan jamur adalah bau amis atau “fishy”. Bau ini juga mengindikasikan adanya infeksi karena tertular penyakit seksual. Biasanya kondisi ini akan diikuti dengan keluarnya cairan tidak normal dari vagina.

 
1. Ciptakan Pola Hidup Higienis

Meski sekali waktu wanita boleh agak cuek, namun kebersihan tubuh wanita dapat memberi dampak yang amat besar pada aroma tubuh, khususnya aroma vagina. Hal ini tidak hanya penting untuk kehidupan seksual yang sehat, namun juga berpengaruh pada interaksi seorang wanita dengan keluarga, kerabat, kolega kerja, bahkan dengan orang asing yang melewatinya di jalan.

Mencuci vagina setiap kali setelah buang air ataupun setelah melakukan hubungan pasutri adalah salah satu langkah hidup higienis. Namun perlu diperhatikan, jangan menggunakan pembersih seperti sabun yang berbau wangi atau ada tambahan pelembab atau bahkan butiran srub yang katanya bikin vagina bersih dan wangi.

Untuk mencuci sebaiknya gunakan pembersih khusus vagina yang aman. Bilas dengan air hingga bersih dan keringkan dengan tisu tanpa parfum yang lembut. Jangan menggunakan handuk. Handuk biasanya lembab karena dipakai setiap hari, sehingga kemungkinan muncul jamur sangat besar. 

 
2. Kenakan Celana Dalam Berbahan Katun dan Tidak Ketat

Memang, saat ini banyak model celana dalam yang lucu dan menggoda. Namun, seorang wanita harus paham bahwa bahan sintetis sangat tidak menyehatkan bagi vagina pemakainya. Model yang ketat dengan peredaran udara yang kurang lancar ternyata memberi andil munculnya aroma tak sedap pada vagina.

Vagina juga butuh “bernafas”. Dan cara terbaik adalah secara alami dengan celana dalam berbahan katun dan jika ada yang berwarna terang. Simpan dan pakai celana dalam yang lucu untuk momen yang special saja. 


Selamat membaca, semoga bermanfaat!

0 komentar :

Recommended

Like Us

Random Post

Company

Legal Stuff

FAQ's

Blogroll

Subscribe to Newsletter

We'll never share your Email address.
© 2015 Resep Perawatan Koe. Designed by Bloggertheme9. Powered by Blogger.